• Puisi
  • TV Online
  • Radio online
  • Live score Bola
  • Film
  • Games
  • Tukar Link
  •  joyodrono
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Sajak Seorang Tua Untuk Isterinya

    Sajak Seorang Tua Untuk Isterinya
    Oleh : W.S. Rendra
    music : Gus tedja


    Aku tulis sajak ini
    untuk menghibur hatimu
    Sementara kau kenangkan encokmu
    kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
    Dan juga masa depan kita
    yang hampir rampung
    dan dengan lega akan kita lunaskan.

    Kita tidaklah sendiri
    dan terasing dengan nasib kita
    Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
    Suka duka kita bukanlah istimewa
    kerna setiap orang mengalaminya.

    Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
    Hidup adalah untuk mengolah hidup
    bekerja membalik tanah
    memasuki rahasia langit dan samodra,
    serta mencipta dan mengukir dunia.
    Kita menyandang tugas,
    kerna tugas adalah tugas.
    Bukannya demi sorga atau neraka.
    Tetapi demi kehormatan seorang manusia.

    Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
    meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.
    Kita adalah kepribadian
    dan harga kita adalah kehormatan kita.
    Tolehlah lagi ke belakang
    ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.

    Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.
    Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.
    Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit
    melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.
    Dan kenangkanlah pula
    bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa
    menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.

    Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.
    Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.
    Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.
    Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,
    nasib, dan kehidupan.

    Lihatlah! Sembilan puluh tahun penuh warna
    Kenangkanlah bahwa kita telah selalu menolak menjadi koma.
    Kita menjadi goyah dan bongkok
    kerna usia nampaknya lebih kuat dari kita
    tetapi bukan kerna kita telah terkalahkan.

    Aku tulis sajak ini
    untuk menghibur hatimu
    Sementara kaukenangkan encokmu
    kenangkanlah pula
    bahwa kita ditantang seratus dewa.

    WS. Rendra, Sajak-sajak sepatu tua,1972
    Di tulis Oleh :


    Translate to : by

    postingan ini berkategori PUISI dengan judul Sajak Seorang Tua Untuk Isterinya . Jangan lupa menyertakan URL http://joyodrono-cahmabung.blogspot.com/2012/12/sajak-seorang-tua-untuk-isterinya.html . Jika ingin memposting ulang . Terima kasih!

    2 komentar untuk " Sajak Seorang Tua Untuk Isterinya "

    a.i.r mengatakan...

    aih,, adem sekali.. :)

    juanx criex mengatakan...

    sejuk gan,...yah biar agan betah di sini he he he

    On Facebook

    Pengikut

    On Twitter

    News Google